Ciamis, 21 Juli 2020 — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ciamis melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Klaster Jagung Bank Indonesia yang berada di lahan Pangangonan, Desa Janggala, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Selasa (21/7/2020).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan budidaya jagung yang dikembangkan di kawasan Pangangonan. Peninjauan lapangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi pertanian jagung sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan di Kabupaten Ciamis.

Rombongan Bappeda meninjau secara langsung kondisi lahan dan pelaksanaan budidaya jagung yang menjadi bagian dari program pengembangan klaster jagung Bank Indonesia. Lokasi Pangangonan dipandang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu kawasan produksi jagung yang mendukung kebutuhan sektor peternakan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah integrasi antara budidaya jagung dengan sektor peternakan ayam di Kabupaten Ciamis. Jagung memiliki posisi strategis sebagai salah satu bahan baku utama pakan ternak, sehingga pengembangan produksi jagung di tingkat daerah diharapkan dapat memperkuat rantai pasok pangan dan pakan sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani.

Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, Bappeda Kabupaten Ciamis menggali berbagai informasi terkait kondisi budidaya, potensi pengembangan lahan, produktivitas, serta peluang integrasi antara sektor pertanian dan peternakan.

Kunjungan lapangan ini juga diharapkan dapat menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat dalam pengembangan komoditas jagung. Dengan adanya keterkaitan antara petani jagung dan kebutuhan pakan peternakan, pengembangan klaster diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Bappeda Kabupaten Ciamis turut didampingi oleh Camat Kecamatan Cidolog serta perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendukung, petani, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi pertanian daerah.

Bagi Pangangonan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi kawasan sebagai bagian dari pengembangan jagung di Kabupaten Ciamis. Penguatan budidaya jagung yang terintegrasi dengan sektor peternakan diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekonomi pertanian yang lebih berkelanjutan.

Monitoring pada 21 Juli 2020 tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan pengembangan Klaster Jagung Bank Indonesia di Pangangonan, sekaligus memperlihatkan bagaimana sektor pertanian mulai diarahkan untuk terhubung secara lebih kuat dengan kebutuhan industri peternakan di Kabupaten Ciamis.